Selasa, 27 Oktober 2015

pengaruh facebook



PENGARUH FACEBOOK TERHADAP PENDIDIKAN ANAK cuyyyy


Apakabar para fecebooker...hhhhhh
pada kesempatan ini saya  membuat blog yang hampir semua Remaja bahkan Ortu pun banyak yang punya, yaitu facebook...!!!!!
Tapi apakah anda tahu pengaruh facebook bagi anak'' maupun orang dewasa?????
okeee,,,bagi yang belum tahu tentang pengaruh facebook marii Anda baca blog saya yg keren ini,,,

SEJARAH FACEBOOK
Tahukah Anda kalau Facebook.com awalnya berasal dari nama TheFacebook.com, yang dimana merupakan jaringan sosial skala kecil untuk lingkungan sekolah dan kampus. Berikut sejarah lengkap Facebook dari infografik Facebook oleh MyLife.com.
23 Oktober 2003, merupakan titik awal seorang mahasiswa psikologi Universitas Harvard, Mark Zuckerberg untuk memasuki dunia jaringan sosial dimana ia mulai bereksperimen dengan menciptakan Facemash.com. Facemash.com sendiri merupakan situs yang memperbolehkan pengunjungnya (kebanyakan dari mahasiswa Harvard) untuk membandingkan 2 gambar mahasiswa yang mana yang lebih "hot" (cantik) dan mana yang tidak. 
Darimanakah gambar mahasiswa tersebut berasal? Gambar itu didapatkan oleh Mark dengan me-hack database Universitas Harvard. Besoknya, mahasiswa-mahasiswa yang marah meminta Mark untuk menutup situs tersebut. Walaupun begitu, Mark telah membuktikan bahwa orang-orang suka membuka Internet untuk melihat foto-foto orang lain.

Facebook menjadi salah satu layanan internet yang sedang populer. Biro jasa yang membuka layanan ini tersebar di berbagai tempat, terutama di daerah perkotaan. Layanan serupa juga ada di lingkungan keluarga. Saat ini, internet dapat diakses pula kalangan anggota keluarga di rumah. Ini terutama bagi mereka yang memiliki fasilitas teknologi khusus untuk mengakses layanan ini.

 Dampak Fositif dan Negatif Menggunakan Facebook Bagi Pendidikan Anak
A. Dampak Fositif
1. Anak dan remaja dapat belajar mengembangkan ketrampilan teknis dan sosial yang sangat dibutuhkan di era digital seperti sekarang ini. Mereka akan belajar beradaptasi, bersosialisasi dengan publik dan mengelola jaringan pertemanan.
2. Memperluas jaringan pertemanan. Berkat situs jejaring sosial ini anak menjadi lebih mudah berteman dengan orang lain di seluruh dunia. Meskipun sebagian besar diantaranya tidak pernah mereka temui secara langsung.
3. Anak dan remaja akan termotivasi untuk belajar mengembangkan diri melalui teman-teman yang mereka jumpai secara online, karena mereka berinteraksi dan menerima umpan balik satu sama lain.
4. Situs jejaring sosial membuat anak dan remaja menjadi lebih bersahabat, perhatian dan empati. Misalnya memberikan perhatian saat ada teman mereka berulang tahun, mengomentari foto, video dan status teman mereka, menjaga hubungan persahabatan meski tidak dapat bertemu secara fisik.
B. Dampak Negatif
1. Tidak peduli dengan sekitarnya
Orang yang sudah kecanduan facebook terlalu asyik dengan dunianya sendiri (dunia yang diciptakannya) sehingga tidak peduli dengan orang lain dan lingkungan di sekitarnya. Seseorang yang telah kecanduan facebook sering mengalami hal ini. Tidak peduli dengan lingkungan sekitar, dunianya berubah menjadi dunia facebook.
2. Kurangnya sosialisasi dengan lingkungan
Ini dampak dari terlalu sering dan terlalu lama bermain facebook. Ini cukup mengkhawatirkan bagi perkembangan kehidupan sosial si anak. Mereka yang seharusnya belajar sosialisai dengan lingkungan justru lebih banyak menghabiskan waktu lebih banyak di dunia maya bersama teman teman facebooknya yang rata rata membahas sesuatu yang nggak penting. Akibatnya kemampuan verbal si anak
menurun. Tentu yang dimaksud autis di sini bukan dalam arti yang sebenarnya.
3. Menghamburkan uang
Akses internet untuk membuka facebook jelas berpengaruh terhadap kondisi keuangan (terlebih kalau akses dari warnet). Dan biaya internet di Indonesia yang cenderung masih mahal bila dibanding negara negara lain (mereka sudah banyak yg gratis). Ini sudah bisa dikategorikan sebagai pemborosan, karena tidak produktif. Lain soal jika mereka menggunakannya untuk kepentingan bisnis.
4. Mengganggu kesehatan
Terlalu banyak nongkrong di depan monitor tanpa melakukan kegiatan apa pun, tidak pernah olah raga sangat beresiko bagi kesehatan. Penyakit akan mudah datang. Telat makan dan tidur tidak teratur. Obesitas (kegemukan), penyakit lambung (pencernaan), dan penyakit mata adalah gangguan kesehatan yang paling mungkin terjadi.
5. Berkurangnya waktu belajar
Ini sudah jelas, terlalu lama bermain facebook akan mengurangi jatah waktu belajar si anak sebagai pelajar. Bahkan ada beberapa yang masih asyik bermain facebook saat di sekolah. Ayo ngaku..! “sorry yaw, aQ off dulu, Coz, ada guru nieh..!” Pernah menemukan yang seperti itu..?
6. Kurangnya perhatian untuk keluarga
Keluarga di rumah adalah nomor satu. Slogan tersebut tidak lagi berlaku bagi para facebookers. Buat mereka temen temen di facebook adalah nomor satu. Tidak jarang perhatian mereka terhadap keluarga menjadi berkurang.
7. Tersebarnya data pribadi
Beberapa facebookers memberikan data data mengenai dirinya dengan sangat detail. Biasanya ini untuk orang yang baru kenal internet hanya sebatas facebook saja. Mereka tidak tahu resikonya menyebarkan data pribadi di internet. Ingat data data di internet mudah sekali bocor, apalagi facebook yang gampang sekali di hack
8. Mudah menemukan sesuatu berbau pornografi dan sex
Mudah sekali bagi para facebookers menemukan sesuatu yang berbau porno dan esex esex. Karena kedua hal itu yang paling banyak dicari di internet dan juga paling mudah ditemukan. nah, inilah fakta tidak dewasanya pengguna intenet Indonesia. Hanya menggunakan internet untuk mencari konten “berlendir”. Di facebook akan sangat mudah menemukan grup sex, grup tante kesepian, grup cewek bispak dsb.
9. Rawan terjadinya perselisihan
Tidak adanya kontrol dari pengelola facebook terhadap para anggotnya dan ketidak dewasaan pengguna facebook itu sendiri membuat pergesekan antar facebookers sering sekali terjadi.Contoh paling fenomenal adalah kasusnya “Evan Brimob” beberapa waktu lalu. Kalao kamu nggak tahu Evan Brimob, beeuuh, ketinggalan berita nih..! Evan Brimob adalah seorang anggota kepolisian yang baru kenal facebook. Silakan dicari aja di google mengenai Evan Brimob dengan statementnya yang kontroversi: “Polisi nggak butuh masyarakat”.
10. Awas penipuan
Seperti media media lainnya, facebook juga rawan terhadap penipuan. Apalagi bagi anak anak yang kurang mengerti tentang seluk beluk dunia internet. Bagi si penipu sendiri, kondisi dunia maya yang serba anonim jelas sangat menguntungkan.
Tips Cara Orang Tua Mendidik Anaknya Supaya Terhindar dari Perilaku Negatif dari Jaringan Internet atu Jaringan Sosail
1. Buatlah akun di media yang sama, ya karena jaman sudah berubah, bukan jamannya lagi kita melarang penggunaan media-media yang sebetulnya juga membawa dampak positif yang besar terhadap kehidupan penggunanya (bila digunakan dengan benar dan wajar).
2. Jadilah teman anak-anak Anda di media yang sama, dengan Anda menjadi temannya secara langsung Anda juga bisa mengawasi apapun yang dilakukannya di media tersebut, atau bahkan Anda bisa menjalin komunikasi yang mungkin selama ini terhambat (bila Anda termasuk orangtua yang terlalu sibuk dengan pekerjaan Anda). Dan bagi pihak sekolah, dengan mewajibkan seluruh siswanya yg memiliki akun fesbuk menjadi teman dari akun sekolah akan menjadikan “rem” tersendiri bagi siswa untuk melakukan hal-hal negatif di media tersebut.
3. Gunakan media tersebut sebagai salah satu sarana pembelajaran, bukan tidak mungkin di jaman seperti sekarang ini seorang guru memberikan tugas dalam bentuk apapun melalui media jejaring sosial (membuat siswa/anak Anda menjadi sibuk menggunakan media tersebut untuk melakukan tugas yang Anda berikan, tanpa membuat mereka merasa terbebani karena pada dasarnya media ini telah mereka senangi sebelumnya), karena begitu lengkapnya fitur jejaring sosial mulai dari mengupload gambar, membuat catatan, dll.
4. Belajarlah menerima perubahan jaman, khususnya dalam dunia teknologi informasi karena saat ini begitu banyak media jejaring sosial bermunculan dan pola komunikasi pun telah berubah, sekarang gak hanya sms atau telepon, tapi twitter, FB, dan media2 online lain sudah bisa digunakan sebagai fasilitas janjian yang tampaknya belum terjamah oleh mayoritas orangtua untuk memantau anaknya. Oleh karena itu teruslah

Kesimpulannya cuyyy
boleh kita main facebook,,tapi ya ada waktunya cuyyyy :D
 
komen ya boss....



#facebook.com/Risan Poppies Osd